Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Operasi Bedah Kebidanan

Masyarakat - Artikel Umum

dr_bimaOperasi bedah kebidanan / Sectio caesaria ( sc ) dianjurkan ketika persalinan per vagina akan menimbulkan risiko kematian bagi ibu atau janin. Tidak semua kondisi yang tercantum di literatur merupakan petunjuk yang wajib dilakukan sc, dan pada banyak kasus dokter kandungan harus menggunakan kebijaksanaan / etika untuk memutuskan apakah caesar diperlukan.

Beberapa indikasi untuk dilakukan operasi caesar antara lain :

Komplikasi tenaga ibu dan faktor kurang kuatnya His / kontraksi otot rahim ,  partus lama atau kegagalan untuk kemajuan persalinan (distosia), gawat janin, rahim yang menonjol dari vagina ( prolaps uteri ) pada ibu yang sering melahirkan lebih dari 4 kali, terjadi robekan di rahim ( rupture uteri ), tekanan darah meningkat (hipertensi) pada ibu setelah ketuban pecah / dipecahkan,  peningkatan denyut jantung janin ( takikardi ) pada bayi setelah ketuban pecah / dipecahkan.

Masalah plasenta / ari - ari  (plasenta praevia, plasenta atau plasenta akreta), presentasi kepala janin tidak di bawah / abnormal (sungsang atau posisi melintang), gagal mempersingkat persalinan  dalam proses induksi, gagal dalam fase pengeluaran menggunakan  instrumental ( tang forcep maupun vakum ), ukuran janin terlalu bayi besar (makrosomia) pada ibu penderita kencing manis / Diabetes Melitus,  kelainan tali pusat  ( vasa previa,),

Penyakit penyerta seperti hipertensi, riwayat pre-eklampsia pada persalinan sebelumnya,  kelahiran kembar, kehamilan resiko tinggi  (High Risk) pada ibu yang hamil diatas 40 tahun, janin yang terinfeksi HIV dari ibunya,  Infeksi menular seksual seperti herpes genital (yang dapat ditularkan pada bayi jika janin yang lahir melalui vagina, tetapi biasanya jika terdeteksi saat kontrol kehamilan dapat diobati dengan pengobatan, kelainan dalam penyembuhan perineum / akibat kala II yang lama ataupun karena dilakukan Episiotomy pada persalinan anak 1. (dari persalinan sebelumnya atau Crohn's Disease) * rahim Kurangnya * Bi-corniute lainnya Obstetri Skill (Dokter kandungan tidak terampil dalam melakukan kelahiran sungsang, kelahiran kembar, dll [Di kebanyakan situasi wanita dapat melahirkan dalam keadaan alami.

Namun, dokter kandungan tidak selalu dilatih dalam prosedur yang benar]) * yang tidak tepat Penggunaan Teknologi (Electric Fetal Monitoring [EFM]) Tingkat mortalitas untuk kedua bagian Caesar dan kelahiran normal, di dunia Barat, terus drop terus Pada tahun 2000, tingkat kematian operasi Cesar di Amerika Serikat 20 per 1.000.000.. UK National Health Service memberikan risiko kematian ibu sebagai tiga kali yang dari birth.

However vagina, adalah menyesatkan secara langsung membandingkan tingkat kematian dari kelahiran vagina dan caesar Wanita dengan kondisi medis yang parah, atau kehamilan berisiko tinggi,. sering memerlukan operasi caesar yang dapat mendistorsi angka kematian. Sebuah studi diterbitkan dalam edisi 13 Februari 2007 dari Canadian Medical Association Journal menemukan bahwa perbedaan mutlak dalam morbiditas ibu berat dan kematian kecil, tetapi bahwa risiko tambahan atas kelahiran melalui vagina harus dipertimbangkan oleh perempuan yang melahirkan caesar merenungkan pilihan dan oleh dokter mereka.

Seperti dengan semua jenis operasi perut, bagian caesar terkait dengan risiko perlengketan pasca operasi, insisional hernia (yang memerlukan koreksi bedah) dan infeksi luka. Jika suatu caesar dilakukan dalam keadaan darurat, risiko dari operasi mungkin meningkat karena sejumlah faktor perut pasien tidak boleh kosong,. meningkatkan risiko anestesi. risiko lain termasuk kehilangan darah yang parah (yang mungkin memerlukan transfusi darah) dan pasca studi headaches A tulang belakang yang diterbitkan pada bulan Juni 2006 isu jurnal Obstetri dan Ginekologi menemukan bahwa wanita yang memiliki beberapa bagian caesar lebih cenderung memiliki masalah dengan kehamilan berikutnya.

Dan merekomendasikan bahwa wanita yang ingin keluarga yang lebih besar tidak harus mencari operasi caesar sebagai pilihan Risiko akreta plasenta,. sebuah berpotensi kondisi yang mengancam jiwa, hanya 0,13% setelah dua bagian caesar tetapi meningkat sampai 2,13% setelah empat dan kemudian ke 6,74% setelah enam atau lebih operasi Seiring dengan hal ini adalah kenaikan serupa dalam risiko histerektomi darurat di pengiriman.Temuan didasarkan pada hasil dari pengiriman caesar Sulit untuk mempelajari pengaruh bagian caesar karena bisa sulit untuk memisahkan masalah yang disebabkan oleh prosedur itu sendiri versus masalah yang disebabkan oleh kondisi yang memerlukannya.

Sebagai contoh, sebuah studi yang diterbitkan dalam Februari 2007 edisi jurnal Obstetri dan Ginekologi menemukan bahwa wanita yang baru saja satu bagian caesar sebelumnya lebih cenderung memiliki masalah dengan kelahiran kedua mereka. Wanita yang melahirkan anak pertama mereka dengan pengiriman caesar meningkat risiko untuk malpresentation, plasenta previa, perdarahan antepartum , akreta plasenta, persalinan lama, pecah rahim, lahir prematur, berat lahir rendah, dan kelahiran mati dalam penyampaian kedua mereka.

Namun, para penulis menyimpulkan bahwa beberapa risiko yang mungkin terjadi karena faktor perancu yang berhubungan dengan indikasi untuk caesar terlebih dahulu, bukan karena dengan prosedur itu sendiri

Foto
Artikel Terkait :

» Kapolda Cek Pelaksanaan Pengamanan Operasi Ketupat 2015

POLDA KEP.BANGKA BELITUNG, POLRES PANGKALPINANG - kamis 16 Juli 2015 sekitar pukul 20.00 Wib Kapolda Kep Bangka Belitung Brigjen (Pol) Gatot Subiyaktoro bersama dengan Gubernur Provinsi Bangka Belitung melakukan pengecekan dan peninjauan di Pos...

» lakalantas turun di operasi ketupat menumbing 2015

Polda Kep. Babel - Bid. Humas, tepat tanggal 26 juli 2016 pukul 00.00 wib Operasi terpusat Ketupat Menumbing 2015 secara resmi telah berakhir, Operasi ketupat ini di mulai dari tanggal 10 s/d 25 juli 2015 selama 16 Hari di jajaran polda Kep. Bangka...

» Operasi Ketupat Menumbing 2015 Berakhir

POLRES BELITUNG –TANJUNGPANDAN. Kegiatan oprasi kepolisian yang dilaksanakan selama 16 hari terhitung mulai 9 Juli 2015 hingga 25 Juli 2015 yang diberi sandi Operasi Ketupat Menumbing 2015 berakhir sudah, situasi aman dan kondusif masyarakat...

» 12 Personil Gegana terlibat Amankan Operasi Ketupat Menumbing

Polda Kep. Babel - Bid. Humas, Brimob yang libatkan unit gegana dalam Operasi Ketupat Menumbing 2015 di Polda Kep. Bangka Belitung  Unit Gegana ini dari Mako Sat Brimob Tanjung Gunung di pimpin Langsung oleh Iptu Gilang S.ik Kanit 1 Subden 3...

» Pos Pengaman Lebaran Operasi Ketupat Menumbing 2015

POLRES BELITUNG –TANJUNGPANDAN. Jajaran Polres Belitung mendirikan 5 Pos dalam operasi ketupat menumbing 2015 yang terdiri dari 3 Pos Pengamanan dan 2 Pos Pelayanan, 3 Pos pengamanan tersebut di tempatkan di daerah – daerah yang dianggap rawan...

» Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2015

POLRES BELITUNG –TANJUNGPANDAN. Gelar pasukan operasi ketupat menumbing 2015 merupakan momentum pengecekan kesiapan jajaran Polres Belitung dalam mengamankan arus mudik dan hari raya idul fitri 1 syawal 1436 H, gelar pasukan yang dihadiri instansi...

» Cek Kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Menumbing 2015

Polda Kep. Babel, Polres Bangka Selatan, Toboali -  Pada Hari Jum’at Tanggal 10 Juli 2015, Wakapolres Bangka Selatan, Kompol Andi Batara P beserta kabag ops Bangka Selatan  Kompol Yudha Wirajati, SIK. melakukan pemeriksaan kesiapan data pada...

» Kasatgas Opsda Pimpin apel perdana operasi Ketupat Menumbing

Polda Kep. Babel - Bid. Humas, Jum’at tanggal 10 juli 2015 bertempat di Halaman Apel Direktorat Lalulintas Polda Kep. Babel, Kombes Pol Drs. AGUS S. NUGROHO, M.Hum Direktur Lalulintas Polda Kep. Babel selaku Kasatgas Opsda Ketupat Menumbing 2015...

» Polres Basel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2015

Polda Kep. Babel, Polres Bangka Selatan, Toboali – kamis, 09 Juli 2015 pukul 09.00 Wib, Polres Bangka selatan  bersama instansi terkait melaksanakan upacara gelar pasukan operasi ketupat menumbing 2015 dalam menyambut hari raya Idul Fitri...

» Kapolda Cek Ranmor Penunjang Operasi Ketupat

Polda Kep. Babel - Bid. Humas,  Bid Humas – Pada Hari Kamis tanggal 09 juli 2015 Polri Khususnya Polda Kep. Babel melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi  dengan sandi Operasi Ketupat Menumbing 2015. 

Kapolda


Drs. GATOT SUBIYAKTORO
Brigadir Jenderal Polisi

Pendapat Anda

Menurut Anda Berita Kami

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini301
mod_vvisit_counterKemarin1633
mod_vvisit_counterMinggu ini10726
mod_vvisit_counterMinggu lalu12877
mod_vvisit_counterBulan ini47751
mod_vvisit_counterBulan lalu46317
mod_vvisit_counterTotal3127690

Online (20 menit yg lalu): 30
IP Anda: 54.144.124.152
,
Sekarang : 2015-08-29 05:12
Kami memiliki 153 tamu online
Website

Polda Babel

thanksyou

Terimakasih kepada semua pihak atas kritik dan saran yang membangun website ini, tetap berikan dukungan agar website semakin memberikan informasi cepat dan tepat