Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

Polda Metro Jaya Gelar Reka Ulang Penembakan Bos Pelayaran

Polda - Bid Humas

Polda Kep. Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Polda Metro Jaya akan menggelar rekonstruksi kasus penembakan terhadap pemiliki perusahaan pelayaran bernama Sugianto di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis, 13 Agustus 2020 lalu. Rekonstruksi itu akan dilakukan di 2 lokasi, yakni di Polda Metro Jaya dan di lokasi penembakan, Selasa, 25 Agustus 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan bahwa rekontruksi ini akan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan adegan awal, yakni perencanaan pembunuhan yang diinisiasi oleh karyawan Sugianto bernama Nur Luthfiah (34).

"Pukul 09.00 WIB pelaksanaan rekontruksi adegan perencanaan pembunuhan yang akan dilaksanakan di Polda Metro Jaya," jelas Kabid Humas.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap 12 tersangka pembunuhan berencana tersebut. Mereka ditangkap pada Jumat (21/08/2020) di beberapa lokasi.

Nur Luthfiah (34) menjadi otak pembunuhan Sugianto. Ia merupakan karyawati perusahaan milik korban dan bekerja dengan korban sejak 2012 sebagai admin keuangan.

Selama bekerja, Nur kerap dilecehkan oleh korban baik secara sikap maupun verbal. Ia juga sering dimarahi.

Niat untuk membunuh korban sudah ada sejak Maret 2020. Namun baru benar-benar terealisasi setelah bosnya itu mengancam akan melaporkan Nur ke polisi karena diduga menggelapkan pajak kantor.

Dalam menyusun rencana pembunuhan, Nur meminta tolong kepada suami sirinya, Ruhiman (42). Ia berani merogoh kocek Rp 200 juta untuk biaya pembunuh bayaran.

"Kemudian tanggal 4 Agustus 2020 tersangka NL (Nur Luthfiah) transfer Rp 100 juta sebagai DP (down payment) dari rekening miliknya ke rekening tersangka R alias M (Ruhiman). Kemudian yang Rp 100 juta diberikan cash tanggal 6 Agustus," jelas Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M., dalam konferensi pers virtual, Senin, 24 Agustus 2020.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal berlapis dengan hukuman maksimal adalah hukuman mati.

"Pasal yang dipersangkakan kepada para pelaku adalah Pasal 340 KUHP subsider 338 KUHP atau Pasal 1 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama penjara 20 tahun," jelas Kapolda Metro Jaya itu.


Kapolda


Drs. ANANG SYARIF, H.
Inspektur Jenderal Polisi

Pendapat Anda

Menurut Anda Berita Kami

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini271
mod_vvisit_counterKemarin1755
mod_vvisit_counterMinggu ini5641
mod_vvisit_counterMinggu lalu8944
mod_vvisit_counterBulan ini25845
mod_vvisit_counterBulan lalu34984
mod_vvisit_counterTotal5392400

Online (20 menit yg lalu): 13
IP Anda: 18.234.247.75
,
Sekarang : 2021-01-21 03:31
Kami memiliki 188 tamu online
Website

Polda Babel

thanksyou

Terimakasih kepada semua pihak atas kritik dan saran yang membangun website ini, tetap berikan dukungan agar website semakin memberikan informasi cepat dan tepat