Music Search Engine - Music Search Engine - Music Search Engine
  Visi Polda Babel : Tercapainya pelayanan kamtibmas yang prima, tegaknya hukum dan terwujudnya keamanan yang mantap di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta terjalinnya sinergi polisional yang proaktif dengan seluruh unsur dan komponen Pemerintah dan masyarakat

AKP Johan Wahyudi Himbau Masyarakat Pangkalpinang Untuk Mawas Diri dan Keluarga

Polda - Bid Humas

akp-johan-wahyudi-aPolda Kep. Bangka belitung. Bid Humas,- Polri mencatat adanya kenaikan tingkat kejahatan di wilayah hukum Polres Pangkalpinang, di dua bulan terakhir. Kenaikan itu terjadi di bulan Agustus sampai September 2020.

Di bulan Agustus jumlah tindak pidana yang masuk sebanyak 19 kasus atau laporan polisi (LP) penyelesaiannya 6 kasus laporan polisi. Sedangkan di bulan September 28 tindak pidana, yang di selesaikan sebanyak 13 kasus.

Jumlah tersebut meningkat dari 19 LP menjadi 28 LP, artinya naik 9 kasus dan penyelesaiannya dari 6 menjadi 13 kasus yang di selesaikan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Operasional Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi, di ruangannya di Kantor Polres Pangkalpinang, Jumat (9/10/2020).

"Naik tindakan kriminalitas dan penyelesaiannya juga naik, kenaikan itu terjadi di dua bulan terakhir September dan Agustus di Wilayah Hukum Polres Pangkalpinang," kata AKP Johan Wahyudi, Jumat (9/10/2020).

Kata Johan, kenaikan itu sudah dibahas digelar operasi (GO) bersama Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, Di ruangan Anton Sujarwo Polres Pangkalpinang, Rabu (7/20/2020) lalu.

Untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas yang terjadi di Kota Pangkalpinang, Ia mengajak masyarakat yang pertama untuk menjaga kondusifitas di wilayah masing masing, agar menjadi polisi untuk dirinya sendiri, artinya selalu waspada di lingkungan masing-masing.

Kedua, Lanjutnya, jika menemui atau mengalami suatu tindak kriminalitas segera melaporkan ke kepolisian terdekat, untuk meminimalisir menjadi korban, dan pelaku bisa ditindaklanjuti.

"Selain itu masyarakat juga harus waspada dan hindari berkendara di tempat yang sepi karena itu rawan terjadinya tindakan kriminal," ucapnya.

Lebih lanjut Kata Johan, saat ke luar rumah atau berpergian jangan menggunakan perhiasan berlebihan, karena itu bisa mengundang para pelaku berbuat jahat.

Hindari juga berpergian di malam hari saat sendiri, jika mendesak untuk keluarga ajak teman atau saudara dan jangan bepergian sendiri. Hal itu berguna untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas yang terjadi.

"Karena tindakan kriminalitas itu terjadi karena ada kesempatan, dan kondisi yang mendukung tindakan itu sendiri. Jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan dan jangan menggunakan tas selempang terutama bagi wanita," imbaunya.

Ia juga mengingatkan, jangan sampai mengundang pelaku untuk melakukan tindakan pidana. Kemudian jangan menyimpan barang yang berharga di boks motor karena barang yang di simpan di sana akan rawan hilang.

Pasalnya mereka sangat mudah mengambil barang tersebut.

"Jadi lah polisi bagi dirinya sendiri, artinya masyarakat itu bisa menjaga dari pelaku gangguan Kamtibmas itu sendiri. Artinya jadilah polisi itu dia harus berhati-hati, agar selalu waspada," ajaknya.

Anitisipasi Pencurian di Rumah.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi mengatakan, selain kejahatan di jalan, Ia juga mengajak masyarakat berhati-hati dan selalu waspada dengan pencapaian di rumah.

Kata Johan, untuk mengantisipasi pencarian di rumah pribadi terutamanya, jangan meninggalkan rumah dalam keadaan tidak terkunci atau menyimpan kunci yang tidak aman. Contoh mengisikan kunci di atas ventilasi rumah atau, di bawah kesek kaki.

"kalau kuncinya di isi di sana mudah untuk di ambil. Selain itu sebelum meninggal rumah sebaiknya periksa dulu rumah tersebut termasuk kelistrikan atau kompor gas, karena selain pencarian kebakaran rumah juga rentan, terjadi," ungkap Johan.

Sehingga katanya, terhindar dari kriminalitas ataupun kebakaran rumah, jika memungkinkan saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, titiplah rumah tersebut kepada kerabat atau tetangga terdekat.

Sehingga bisa diperhatikan saat rumah itu kosong, atau ditingkatkan dalam waktu yang lama.

Ia juga menyarankan bagi masyarakat yang berekonomi menengah ke atas atau yang mampu disarankan untuk memasang CCTV.

"CCTV itu untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas, sebagai alat bukti juga bisa. Dan CCTV itu juga harus dipasang sesuai tempat agar pelaku bisa di ketahui, dan jelas wajah pelakunya," ucapnya.


 

 

 

Layanan Kiriman Berita

Tidak ingin ketinggalan informasi Polda Babel ?
thumbsup
Setiap ada artikel baru, otomatis dikirimkan ke email Anda. Daftarkan email anda sekarang, lalu aktifkan melalui email Anda, GRATIS

Delivered by FeedBurner

Pencarian